Saturday, 10 May 2014

Sopir Taxi mantan Sopir Jenazah



Ada seorang sopir taksi yang baru pertama kali mengemudikan mobil taksi, namanya indro. Walaupun sudah lama dia menjadi seorang sopir, tapi baru kali ini dia diterima diperusahaan jasa mobil taksi. Karena baru pertama kali menjadi sopir taksi, indro berniat bekerja dengan baik dan menjadi sopir taksi profesional.

Saat ada penumpang yang memanggil dengan mengangkat tangan, indro segera merapat. Dia cepat-cepat turun dari mobilnya dan membuka pintu serta mempersilahkan sang penumpang dilanjut memasukkan barang ke bagasi belakang. Penumpangpun langsung mengatakan tujuannya kepada indro.

Indro segera menjalankan mobil dan menyetel lagu, sementara sang penumpang duduk dengan tenang pas dibelakangnya. Indro menikmati lagu yang diputarnya, tapi pas ditengah perjalanan, sang penumpang memegang pundak Indro. Tiba-tiba karena kaget indro kehilangan konsetrasi mengemudi dan membuat mobil taksi yang dikemudikannya masuk selokan.

Penumpangnya bingung dengan kejadian itu, karena indro kelihatan pucat pasi, gemetar dan hanya diam saja.
Penasaran dengan hal itu, penumpangnya berniat bertanya kepada indro, sehingga terjadi obrolan seperti ini:

Penumpang : Mas bro, ada apa dengan anda? Sayakan cuma memegang pundak anda untuk bertanya mengenai daerah ini..... mengapa anda begitu kaget dan membuat kita masuk selokan.....

Indro          : Maafkan saya pak, tapi lain kali jangan memegang pundak saya seperti itu?

Penumpang : Memang kenapa mas bro? Masa segitu saja kagetnya bukan main, anda baru jadi sopir taksi ya?

Indro         : Iya pak.......

Penumpang : Tapi mas sudah lama bisa nyetir mobil kan?


Indro         : Saya bisa nyetir dari 7 tahun lalu pak, tapi nyopir taksi baru kali ini pak..... Sebelumnya kerja saya juga nyopir....

Penumpang : Lah itu...berarti tidak masalahkan....? memang dulu sopir apa?

Indro         : Sopir jenazah pak.......

Penumpang : Wuih....... ya wajar kalo begitu.......

Wakakakak........................................................

No comments:

Post a Comment

Cerita Lucu Lain